• Senin, 26 September 2022

Kelompok 06 KKM UNIBA Lakukan Penyuluhan Hukum Tentang Perlindungan Perempuan dan Anak untuk Warga Suralaya

- Kamis, 1 September 2022 | 14:38 WIB
Kelompok 06 KKM UNIBA Lakukan Penyuluhan Hukum Tentang Perlindungan Perempuan dan Anak untuk Warga Desa Suralaya (Ceklisbiru.com / Riyanto Hidayat)
Kelompok 06 KKM UNIBA Lakukan Penyuluhan Hukum Tentang Perlindungan Perempuan dan Anak untuk Warga Desa Suralaya (Ceklisbiru.com / Riyanto Hidayat)

Ceklisbiru.com - Peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 06 Universitas Bina Bangsa (Uniba) memberikan Penyuluhan Hukum

Penyuluhan Hukum tersebut tentang kekerasan terhadap perempuan dan anak yang diikuti oleh masyarakat Desa Suralaya Kecamatan Pulomerak. 

Penyulhan Hukum khususnya diikuti oleh perempuan dan anggota ASER (Asosiasi emak emak berdasar) Jelawe Desa Suralaya Kecamatan Pulomerak. 

Baca Juga: Bersama Masyarakat KKN Tematik Resmi Dirikan Taman Kanak-kanak Pertama di Desa Curug Kecamatan Cibaliung

Adapun Penyuluhan Hukum itu dilakukan pada hari Rabu, 14 Agustus 2022 yang bertempat di rumah ibu Linda. 

Difinisi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) (pasal 1 ayat 1 UU. No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT) Adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikiologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga.

Tindak Kekerasan berupa penggunaan kekuatan fisik dengan sengaja atau bentuk kekuatan lainnya, ancaman, atau perbuatan nyata, terhadap seseorang, orang lain, atau terhadap suatu kelompok atau komunitas, yang mengakibatkan atau memiliki kemungkinan besar mengakibatkan cedera, kematian, kerugian psikologis, salah perkembangan atau deprivasi. 

Baca Juga: Peserta KKN Tematik Desa Curug Gelar Pelatihan UMKM, Ciptakan 5 Produk Terbaru Bisa Tingkatkan Ekonomi Warga

Kekerasan terhadap anak berupa setiap perbuatan terhadap anak yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, mental, seksual, psikologis termasuk penelantaran dan perlakuan buruk yang mengancam integritas tubuh dan merendahkan martabat anak.

Halaman:

Editor: Riyanto Hidayat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X